Berita Terkini

135

Tak Hanya Omot, Pantarlih Temukan Abah Ija sebagai Pemilih Tertua dengan Usia 105 Tahun

KPU BANDUNG BARAT - Abah Ija, warga Kampung Babakan RT 04/01, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi pemilih tertua kedua setelah Omot bin Ujum yang berusia 106 tahun. Usia Abah Ija selisih satu tahun dari mak Omot, yakni 105 tahun. Keberadaan pemilih berusia lebih dari satu abad ini juga ditemukan petugas Pantarlih Desa Cipatik saat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) di wilayah tersebut. Berdasarkan data dari kartu tanda penduduk (KTP) atau identitas diri, Abah Ija merupakan pria kelahiran Bandung, 20 Mei 1919 dan bekerja sebagai buruh harian lepas. "Abah Ija menjadi pemilih tertua di wilayah Kecamatan Cihampelas dan mungkin juga jadi pemilih tertua di wilayah Kabupaten Bandung Barat," kata Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cihampelas, Dani Supriyadi Sahlan, Selasa 16 Juli 2024. Dani menjelaskan, Abah Ija berdomisili di wilayah Desa Cipatik. Diusianya yang menginjak 105 tahun, kondisi beliau masih dalam keadaan sehat. "Saat diajak berbincang juga masih bisa meskipun agak telat karena mungkin faktor usia juga," jelasnya. Meski begitu, Abah Ija saat ini hanya istirahat di rumahnya. Sebelumnya, beliau juga sempat menjadi Linmas Desa Cipatik. Menurutnya, Abah Ija tinggal sendiri di rumahnya dan sesekali ditemani anak dan cucunya. "Karena kebetulan rumah Abah Ija dan anaknya ini berdekatan," ucapnya. Dani juga menilai, kondisi Abah Ija masih memungkinkan untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak suaranya mengingat jarak rumah ke TPS yang berdekatan. "Beliau masih memungkinkan untuk datang ke TPS karena jarak dari rumah ke TPS bisa dijangkau, sehingga Abah Ija bisa berpartisipasi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat tahun 2024 ini," ucapnya. Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ripqi Ahmad Sulaeman mengapresiasi terkait adanya pemilih yang berusia lebih dari satu abad tersebut. Ripqi mengaku terharu lantaran petugas Pantarlih yang mendata para pemilih sepuh ini terpantau masih bisa berkomunikasi dan dalam kondisi sehat. "Tentu ini menjadi jimat bagi KBB karena artinya beliau menjadi saksi hidup proses Pemilu dari awal adanya pemilu. Tentu kita harus banyak belajar kepada beliau," katanya. (Media Center KPU KBB)


Selengkapnya
90

Takziah ke Rumah Pantarlih yang Gugur saat Bertugas, Komisioner KPU KBB Berikan Santunan atas Pengabdian dan Dedikasinya

KPU BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan takziah ke kediaman almarhum Teten Sutendi (31) petugas Pantarlih yang gugur saat melaksanakan tugas pencoklitan. Teten diketahui merupakan Pantarlih asal Kampung Cihantap, Desa Karyamukti, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman, Sekretaris KPU KBB, Olina Theresia, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Deni Firman Rosadi, staf KPU, serta sejumlah penyelenggara Pemilukada lainnya. Selain bertakziah, para pimpinan KPU KBB juga memberikan santunan yang langsung diterima pihak keluarga almarhum Teten. "Agenda pemberian santunan untuk penyelenggara ini sudah kita rencanakan dari awal. Karena memang pemberian santunan bagi penyelanggara pemilu ada ketentuannya," kata Ripqi, Selasa 16 Juli 2024. Ripqi menjelaskan, pada Senin 15 Juli 2024 kemarin pihaknya sengaja bersilaturahmi dan mengunjungi keluarga almarhum. "Niat kita yang pertama bersilaturahmi dan bertakziah kepada keluarga almarhum, serta mendoakannya agar mendapatkan maghfirah Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ungkapnya. Selain itu, pihak berdoa semoga almarhum meninggal dalam keadaan husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan. "Kita juga ingin menyampaikan santunan yang sudah disiapkan sebelumnya kepada keluarga almarhum. Alhamdulillah, kita diterima dengan hangat oleh keluarga almarhum," ucapnya. Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Deni Firman Rosadi menambahkan, pemberian santunan tersebut merupakan apresiasi kepada almarhum atas segala kinerja dan pengabdiannya. "Santunan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi kepada almarhum atas pengabdiannya dan dedikasinya dalam menyukseskan tahapan Pilkada serentak 2024 mendatang," katanya. (Media Center KPU KBB)


Selengkapnya
108

Dampingi Pantarlih Desa Jayagiri, PPK Lembang Sambangi Rumah Ketua DPRD KBB untuk Pencoklitan

KPU Bandung Barat - Pada Hari Selasa, 25 Juni 2024 PPS Desa Jayagiri beserta PPDP / Pantarlih Desa Jayagiri melakukan coklit kepada Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Rismanto, M.I.Kom.  Kegiatan Coklit tersebut dilakukan di rumah Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat yang berlokasi di Desa Jayagiri RT 01/RW, 02 Kecamatan Lembang. Dalam kegiatan tersebut, turut mendampingi PPK Kecamatan Lembang, Panwascam Kecamatan Lembang dan PKD Desa Jayagiri. Ketua PPK Kecamatan Lembang, Yuhana Sulaeman mengatakan, proses pencocokan penelitian atau coklit dalam tahapan pemutakhiran data pemilih merupakan hal yang paling penting dan utama sebagai syarat untuk masuk ke tahapan selanjutnya. "Tahapan ini tentunya akan memastikan mereka yang sudah memenuhi syarat akan terdaftar jadi pemilih, sehingga memiliki hak pilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Bupati dan Wakil Bupati Pada tanggal 27 November 2024 yang akan mendatang," kata Yuhana. Dalam kesempatan tersebut Yuhana juga mengimbau serta memberikan arahan kepada pantarlih se-Kecamatan Lembang untuk lebih teliti dalam tahapan proses pencocokan dan penelitian. "Pastikan semua terdata baik yang sesuai data pemilih dan tidak memenuhi syarat," imbaunya. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Rismanto, M.I.Kom menambahkan, proses tahapan coklit merupakan langkah awal dalam mensukseskan Pilkada Serentak pada tahun 2024. Rismanto juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat untuk membukakan pintu rumahnya. "Termasuk memberikan akses kepada pantarlih dalam melaksanakan pencocokan dan penelitian, serta dapat diterima dengan ramah dan baik," ucapnya. (Media Center KPU KBB)


Selengkapnya
162

Gelar Evaluasi Coklit, PPK Cihampelas Temukan Penyebab Lambatnya Progres Coklit di Desa Cihampelas

KPU BANDUNG BARAT - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cihampelas melakukan evaluasi pencocokan dan penelitian (coklit) dengan mengumpulkan seluruh Pantarlih dibawah Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Cihampelas. Tak hanya itu, evaluasi coklit tersebut juga langsung dimonitoring Divisi Data PPK Cihampelas, Razan Alfaroby. Operator Data Pemilih (ODP) PPS Desa Cihampelas, Taupik Pirmansyah mengatakan, Desa Cihampelas merupakan desa yang paling luas dan padat yang ada di Kecamatan Cihampelas. Selain itu, letak geografis Desa Cihampelas juga dinilai cukup sulit untuk dijangkau, sehingga dalam pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) ini sebanyak 27 TPS. "Alhasil, TPS di Desa Cihampelas menjadi yang terbanyak dibandingkan semua desa yang ada di Kecamatan Cihampelas," kata Taupik, Kamis 11 Juli 2024. Menurutnya, hal itu berdampak terhadap progres coklit di Desa Cihampelas sudah mencapai 83 persen. "Ini karena masih banyak Pantarlih yang belum menyelesaikan coklit di lapangan," katanya. Sesuai dengan arahan dari Divisi Data PPK Cihampelas, pak Razan Alfaroby dalam evaluasi coklit mengarahkan para petugas Pantarlih agar fokus menyelesaikan progres coklit di lapangan terlebih dahulu.  "Kemudian, disusul dengan proses sinkronisasi data per orang," ucapnya. Divisi Data PPK Cihampelas, Razan Alfaroby mengungkapkan, ada sejumlah kendala yang menjadi hambatan di Desa Cihampelas yang menyebabkan progresnya masih diangka 83 persen, yakni proses sinkronisasi yang dilakukan secara bertumpuk. "Proses sinkronisasi yang dilakukan secara bertumpuk itu memang akan menimbulkan beberapa kendala seperti ketidaksesuaian data yang dimiliki Pantarlih dengan PPS," kata Razan. "Dalam melakukan sinkronisasi para Pantarlih diharapkan mampu memvalidasi data per orangan sesuai dengan data di lapangan," katanya. Evaluasi pun berjalan lancar dan diakhiri dengan acara makan makan nasi liwet sebagai tanda syukur. Hal itu diharapkan mampu menjaga sinergitas dan soliditas yang lebih tinggi serta bertujuan agar mempererat silaturahmi dan solidaritas antara PPK, PPS dan Pantarlih. (Media Center KPU KBB)    


Selengkapnya
141

Yuk Tengok Omot bin Ujum, Salah Satu Pemilih Sepuh di Gununghalu KBB Berusia 106 Tahun

KPU BANDUNG BARAT - Omot bin Ujum menjadi salah satu pemilih paling sepuh yang akan menyalurkan suaranya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 27 November 2024 mendatang. Omot yang berusia 106 tahun diketahui merupakan warga Kampung Selakopi RT 01/18 Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat. Keberadaan orang tua yang berusia lebih dari satu abad lebih ini diungkap oleh petugas Pantarlih saat melaksanakan pencocokan dan penelitian (Coklit) untuk Pilkada 2024. Berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya, Omot bin Ujum adalah wanita kelahiran Bandung, 20 Desember 1918 yang sehari-hari mengurus rumah tangga. Omot selama ini tinggal bersama tiga anaknya. Dalam kesehariannya, Omot hanya berbaring di atas kasur dan berjemur di teras rumah. "Kondisi beliau (Mak Omot) kini sudah tidak bisa melihat dan mendengar dengan jelas," kata Divsos dan SDM PPK Gununghalu, Nurjen Abduh, Kamis 11 Juli 2024. Pria yang akrab disapa Kang Ujen ini menuturkan, pada Pemilu 2024 lalu Mak Omot tak bisa melakukan pendataan jarak tempat pengumpulan suara (TPS) yang lumayan jauh. "Jarak TPS-nya lumayan jauh, sementara dia sudah tidak kuat untuk berjalan," katanya. Meski begitu, PPK Gununghalu tentu akan memberikan pelayanan khusus bagi pemilih yang sakit atau sepuh. "Jika waktunya memungkinkan, bisa dilakukan pemilihan atau pencoblosan dengan cara jemput bola," katanya. Nantinya petugas KPPS akan mendatangi rumah yang bersangkutan. Namun, melihat situasi dan kondisi pada hari H pencoblosan dulu seperti apa. "Karena nanti petugas juga bakal sibuk melayani yang datang ke TPS pada hari H pencoblosan," ungkapnya. (Media Center KPU KBB)    


Selengkapnya
156

Update Progres Hasil Monitoring Coklit, PPK Cisarua: Coklit Desa Tugumukti 100 Persen Rampung

KPU BANDUNG BARAT - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cisarua terus gencar melakukan pemantauan dan penelitian di seluruh desa di wilayahnya. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, khususnya di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dapat berjalan dengan lancar, sukses tanpa ekses. Hadir dalam kegiatan monitoring Coklit yang dilaksanakan di Desa Tugumukti, Kadiv Logistik dan Perencanaan, KPU Jawa Barat, Hari Nazarudin, Kadiv Perencanaan Data dan Informasi, KPU KBB Rini Septiani, Kadiv Perencanaan Data dan Informasi PPK Cisarua, Umay Sumarna dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tugumukti. Divisi Sosialisasi dan SDM PPK Cisarua, Riska Indriani mengatakan, hasil monitoring evaluasi di Desa Tugumukti pihaknya menemukan adanya kekurangan logistik berupa stiker. Meski demikian, kekurangan tersebut dapat segera diselesaikan oleh PPK dan PPS Divisi Logistik. "Kami terus memantau ketersediaan logistik untuk coklit, sehingga kendala khusus logistik di lapangan dapat segera teratasi," kata Riska, Kamis 11 Juli 2024. Tak hanya itu, ungkap Riska, per 6 Juli 2024 progres penyuluhan di Desa Tugumukti sudah mencapai 81 persen dan per tanggal 11 Juli 2024 progres penyuluhan di Desa Tugumukti sudah mencapai 100 persen. Menurutnya, capaian Coklit yang sudah rampung 100 persen ini tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergitas semua elemen yang ada di Kecamatan Cisarua. "Kapasitas ini tentu tidak terlepas dari kerjasama dan kerja keras semua lapisan badan ad hoc, mulai dari Pantarlih, PPS, PPK dan komisioner KPU baik di tingkat kabupaten maupun provinsi," ungkap Riska. (Media Center KPU KBB)      


Selengkapnya