Berita Terkini

87

KPU Kabupaten Bandung Barat Lakukan Audiensi dengan KCD Wilayah VI Provinsi Jawa Barat

BANDUNG BARAT -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat melaksanakan audiensi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah VI Provinsi Jawa Barat di Kantor KCD Wilayah VI, Rabu (5/11). Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Rini Septiyani bersama jajaran KPU Kabupaten Bandung Barat. Dari pihak KCD hadir jajaran staf dan pejabat yang menangani bidang pendidikan menengah di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Dalam pertemuan tersebut, Rini Septiyani menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan memperkuat koordinasi terkait pembaruan data pemilih pemula serta pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula yang menjadi program prioritas nasional. Ia menegaskan pentingnya pembaruan data per triwulan agar KPU dapat memastikan calon pemilih memiliki KTP elektronik yang valid. Melalui kolaborasi ini, KPU Kabupaten Bandung Barat berharap proses pendataan pemilih pemula dapat berjalan lebih akurat dan terintegrasi dengan satuan pendidikan. Gambar 1. Kadiv Perencanaan, data dan Informasi lakukan audiensi dengan KCD Wilayah VI Jawa Barat Pihak KCD Wilayah VI menyambut baik inisiatif KPU dan menjelaskan bahwa di wilayah Kabupaten Bandung Barat terdapat lebih dari 200 sekolah negeri dan swasta serta 18 sekolah setara SMA untuk SLB. Mereka meminta KPU menyampaikan surat resmi berisi kebutuhan data agar KCD dapat menyalurkannya secara terkoordinasi ke sekolah-sekolah. KCD juga menekankan pentingnya mempertimbangkan mekanisme pembaruan data per triwulan karena bersifat berkelanjutan. Kasubbag Perencanaan Data dan Informasi KPU menuturkan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan bagian penting dari tugas KPU. Karena itu, kerja sama dengan KCD akan memperkuat akurasi data pemilih muda di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ia menambahkan bahwa KPU juga sering memfasilitasi pemilihan ketua OSIS di sekolah-sekolah, baik dalam bentuk dukungan logistik maupun teknis. Sementara itu, Kasubbag Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM menyampaikan bahwa KPU berkomitmen menumbuhkan kesadaran berdemokrasi di kalangan pelajar melalui Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula. Sosialisasi akan dilakukan dengan menjadi pembina upacara di sekolah atau melalui kegiatan pemilihan ketua OSIS. KPU juga pernah diundang menjadi juri panelis dalam pemilihan ketua OSIS di SMAN 1 Cisarua sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan politik bagi pelajar. Gambar 2. Sesi foto bersama dengan KCD Wilayah VI Jawa Barat Audiensi yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB ditutup dengan kesepahaman untuk memperkuat kerja sama antara KPU Kabupaten Bandung Barat dan KCD Wilayah VI. Kedua pihak sepakat berkolaborasi dalam pembaruan data pemilih dan pelaksanaan sosialisasi bagi pemilih pemula. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi politik generasi muda di Kabupaten Bandung Barat.(insan)


Selengkapnya
75

KPU Kabupaten Bandung Barat Gelar Sosialisasi Pedoman Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan KPU

BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Keputusan KPU Nomor 1341 Tahun 2024 tentang Pedoman Pencegahan Kekerasan Seksual di KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota pada Selasa (4/11), bertempat di Ruang Rapat Bayu Baskoro. Kegiatan diikuti oleh Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Sekretaris, para Kasubbag, serta para pegawai KPU Kabupaten Bandung Barat. Acara dibuka oleh Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, yang juga bertindak sebagai pemateri. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, bebas dari kekerasan, serta menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan penghormatan terhadap martabat setiap individu. Pedoman ini menjadi bentuk nyata komitmen KPU untuk membangun budaya kerja yang sehat, inklusif, dan berintegritas di seluruh tingkatan lembaga penyelenggara pemilu. Gambar 1. KPU Kabupaten Bandung Barat lakukan sosialisasi pencegahan kekerarasan seksual Dalam sosialisasi tersebut disampaikan beberapa poin penting dari Keputusan KPU Nomor 1341 Tahun 2024, di antaranya dasar hukum pelaksanaan pencegahan kekerasan seksual sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di setiap tingkatan KPU. Satgas ini memiliki peran penting dalam melakukan sosialisasi, pendidikan, serta memberikan rekomendasi terhadap kebijakan yang berpotensi menimbulkan kekerasan seksual di lingkungan kerja. Materi sosialisasi mengulas secara komprehensif pengertian kekerasan seksual, bentuk-bentuk tindakannya, serta mekanisme pelaporan dan penanganannya. Bentuk kekerasan seksual yang diatur meliputi pelecehan fisik maupun nonfisik, pemaksaan kontrasepsi dan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan atau eksploitasi seksual, hingga kekerasan berbasis elektronik. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai peran Satgas, termasuk tugas, wewenang, dan kewajiban dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung upaya pencegahan kekerasan seksual. Lebih lanjut dijelaskan tentang alur pelaporan kasus kekerasan seksual baik secara langsung maupun tidak langsung. Satgas memiliki tanggung jawab untuk menerima laporan dari korban, keluarga, rekan kerja, atau pihak lain, melakukan verifikasi dan analisis, serta menyusun rekomendasi tindak lanjut paling lambat tujuh hari kerja sejak laporan diterima. Satgas juga berwenang memberikan rekomendasi tindakan hukum, termasuk pelaporan ke Ketua KPU, Sekretaris Jenderal, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), maupun aparat penegak hukum. Suasana sosialisasi berlangsung interaktif, di mana peserta aktif berdiskusi dan menyampaikan pandangan terkait penerapan pedoman di lingkungan kerja. Melalui kegiatan ini, seluruh pegawai KPU Kabupaten Bandung Barat diharapkan dapat memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga tempat kerja yang bebas dari kekerasan seksual serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berintegritas. Gambar 2. Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM bertindak sebagai pemateri Menutup kegiatan, Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual merupakan tanggung jawab bersama seluruh pagawai KPU. Nilai-nilai anti kekerasan seksual harus diinternalisasikan dalam perilaku sehari-hari sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan lingkungan kerja yang berkeadilan dan menghormati martabat manusia. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KPU Kabupaten Bandung Barat meneguhkan komitmen untuk terus menginternalisasi nilai-nilai pencegahan kekerasan seksual dan memastikan penerapannya di seluruh satuan kerja secara konsisten.(insan)


Selengkapnya
115

Rapat Koordinasi Layanan Kepegawaian dengan Badan Kepegawaian Negara di Lingkungan Sekretariat Jenderal KPU

BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Layanan Kepegawaian dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU. Kegiatan yang berlangsung secara daring pada 2–4 Oktober 2025 ini diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal KPU RI dan diikuti oleh seluruh satuan kerja KPU se-Indonesia. KPU Kabupaten Bandung Barat diwakili oleh Kasubbag Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM, yang hadir secara daring mengikuti seluruh rangkaian agenda. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola sumber daya manusia (SDM) di lingkungan KPU, serta mendorong peningkatan kualitas layanan kepegawaian yang terintegrasi antara KPU dan BKN. Gambar 1. Kasubbag Parmas dan SDM ikuti rakor layanan kepegawaian Dalam Rakor ini, sejumlah topik penting dibahas secara mendalam. Salah satu bahasan utama adalah Strategi Peningkatan Indeks Kualitas Data ASN melalui Penyelesaian Disparitas Data Pegawai. Materi ini menekankan pentingnya kesesuaian dan validitas data ASN agar seluruh proses administrasi kepegawaian dapat berjalan lebih akurat, transparan, dan terukur. Upaya penyelesaian disparitas data pegawai menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh aparatur di lingkungan KPU memiliki data kepegawaian yang terkini dan sesuai dengan standar BKN. Selain itu, Rakor juga membahas Kebijakan Disiplin ASN yang menegaskan kembali pentingnya integritas dan profesionalisme aparatur negara dalam melaksanakan tugas. BKN menekankan bahwa penerapan aturan disiplin ASN harus menjadi bagian dari budaya organisasi yang berorientasi pada kinerja dan pelayanan publik. Topik berikutnya berkaitan dengan Layanan Kepegawaian Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen BKN, yang menjelaskan berbagai inovasi sistem dan aplikasi baru untuk mendukung proses rekrutmen aparatur yang lebih efektif dan efisien. Sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat prinsip meritokrasi dalam pengelolaan ASN serta mendukung kebutuhan organisasi berdasarkan kompetensi dan kinerja pegawai. Rakor juga menyoroti Manajemen Talenta di Instansi Pemerintah. Konsep manajemen talenta menjadi salah satu prioritas nasional dalam pengelolaan ASN, di mana setiap instansi diharapkan dapat melakukan identifikasi, pengembangan, dan pemetaan potensi pegawai untuk mendukung jenjang karier yang berkelanjutan. Melalui pembangunan infrastruktur manajemen talenta, instansi pemerintah seperti KPU diharapkan mampu menciptakan sistem pembinaan pegawai yang lebih terarah dan adaptif terhadap perubahan lingkungan kerja. Gambar 2. Rakor diselenggarakan oleh KPU RI dan BKN Kegiatan rakor selama tiga hari ini menjadi momentum penting bagi KPU Kabupaten Bandung Barat untuk memperkuat pemahaman dan implementasi kebijakan kepegawaian. Melalui koordinasi dan sinergi dengan BKN, diharapkan pengelolaan SDM di lingkungan KPU dapat semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing tinggi. Dengan partisipasi aktif dalam kegiatan ini, KPU Kabupaten Bandung Barat menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi terhadap kebijakan kepegawaian nasional serta mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani.(insan)


Selengkapnya
148

Rapat Pleno Rutin KPU Kabupaten Bandung Barat Bahas Evaluasi dan Penguatan Program Kerja

BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat menggelar rapat pleno rutin pada Senin (3/11) di ruang rapat KPU Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat dan dihadiri oleh seluruh anggota KPU, sekretaris, para kepala subbagian, serta pegawai fungsional. Rapat pleno rutin ini merupakan agenda internal yang dilaksanakan secara berkala sebagai wadah koordinasi, evaluasi, dan sinkronisasi program kerja antar divisi serta subbagian di lingkungan KPU Kabupaten Bandung Barat. Dalam kesempatan tersebut, setiap divisi dan subbagian menyampaikan perkembangan kegiatan, tindak lanjut hasil kerja, serta rencana pelaksanaan program selanjutnya. Gambar 1. KPU Kabupaten Bandung Barat gelar rapat pleno rutin Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar unsur sekretariat dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan kualitas layanan organisasi. Hal ini selaras dengan semangat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang tengah diupayakan secara berkelanjutan di lingkungan KPU Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, rapat juga membahas berbagai hal terkait peningkatan kinerja kelembagaan, efektivitas pelaksanaan program, serta upaya menjaga ketertiban administrasi dan pelaporan. Seluruh jajaran diharapkan dapat terus menjaga profesionalitas, memperkuat kerja sama lintas bidang, serta memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. Gambar 2. Rapat dihadiri oleh jajaran KPU Kabupaten Bandung Barat Kegiatan pleno rutin ini menjadi bentuk komitmen KPU Kabupaten Bandung Barat dalam menjaga kesinambungan koordinasi internal serta memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Melalui rapat ini, diharapkan seluruh jajaran dapat terus berinovasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi terwujudnya lembaga yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.(insan)


Selengkapnya
141

Menumbuhkan Disiplin dan Profesionalisme Melalui Tata Kelola Kearsipan yang Baik di KPU Kabupaten Bandung Barat

BANDUNG BARAT - KPU Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan apel pagi rutin pada awal pekan sebagai bentuk komitmen terhadap kedisiplinan dan peningkatan etos kerja pegawai. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 3 November 2025, ini diikuti oleh Sekretaris KPU Kabupaten Bandung Barat, para kasubbag, serta seluruh pegawai. Bertindak sebagai pembina apel yaitu Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik, Siti Nani Aisyah. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya tata kelola kearsipan sebagai bagian dari budaya kerja profesional di lingkungan KPU. “Tata kelola kearsipan yang baik mencerminkan kedisiplinan dan tanggung jawab kita sebagai aparatur. Arsip yang tertata rapi bukan hanya soal dokumen, tetapi wujud dari budaya kerja yang profesional. Mari jaga kerapihan dan tingkatkan kemampuan diri untuk memberikan pelayanan terbaik,” tutur Siti Nani Aisyah di hadapan peserta apel. Gambar 1. Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik bertindak sebagai pembina apel Kegiatan apel pagi ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila dan UUD 1945 oleh perwakilan peserta apel. Setelah penyampaian amanat, kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi dan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan seluruh jajaran KPU Kabupaten Bandung Barat. Melalui kegiatan apel pagi, KPU Kabupaten Bandung Barat senantiasa berupaya memperkuat nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme di lingkungan kerja. Momentum ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai pesan moral dan motivasi bagi seluruh pegawai agar terus meningkatkan kinerja dan kompetensi, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang sedang dijalankan. Hambar 2. Sesi foto bersama setelah apel pagi Selain sebagai rutinitas, apel pagi juga menjadi wadah mempererat komunikasi antarbagian dan memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh pegawai KPU Kabupaten Bandung Barat dapat terus berkontribusi positif dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Apel pagi kali ini menjadi pengingat penting bahwa profesionalisme tidak hanya diwujudkan melalui hasil kerja, tetapi juga melalui cara kita menjaga kerapihan, ketertiban, dan tanggung jawab terhadap setiap dokumen dan arsip yang menjadi bagian dari sejarah lembaga.(insan)


Selengkapnya
115

KPU Kabupaten Bandung Barat Gelar Fun Tracking dalam Rangka Giat Jumat Sehat

BANDUNG BARAT - Dalam rangka menjaga kebugaran jasmani dan mempererat kebersamaan antarpegawai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan Fun Tracking pada Jumat, 31 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Jumat Sehat, yang rutin dilaksanakan untuk meningkatkan semangat serta produktivitas para pegawai di lingkungan KPU Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan Fun Tracking ini diikuti langsung oleh Sekretaris KPU Kabupaten Bandung Barat, Olina Theresia Santi Dewi, bersama para pegawai KPU Kabupaten Bandung Barat. Sejak pagi, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang dimulai dari halaman kantor KPU Kabupaten Bandung Barat ini. Mereka mengenakan pakaian olahraga serta perlengkapan ringan untuk berjalan kaki, mencerminkan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat di lingkungan kerja. Gambar 1. Para pegawai menyusuri jalur tracking Rute tracking dimulai dari halaman kantor KPU Kabupaten Bandung Barat, kemudian melewati jalur perkampungan, area persawahan, dan perkebunan warga di sekitar Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 1,5 jam dengan jarak sekitar 5 kilometer. Sepanjang perjalanan, para peserta menikmati suasana alam pedesaan yang asri sambil berbincang santai, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Sekretaris Olina Theresia Santi Dewi menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kekompakan di antara seluruh pegawai. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap seluruh pegawai dapat lebih segar secara fisik maupun mental, sehingga dapat memberikan kinerja terbaik dalam melayani masyarakat,” ujarnya. Gambar 2. para pegawai riang gembira mengikuti Fun tracking dalam Giat Jumat Sehat Dengan suasana ceria dan semangat kebersamaan yang tinggi, kegiatan Fun Tracking Jumat Sehat ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin di lingkungan KPU Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen untuk menumbuhkan budaya hidup sehat dan mempererat tali silaturahmi antarpegawai.(insan)


Selengkapnya