Berita Terkini

99

Pasca Bimtek, Komisioner KPU KBB Minta Badan Adhoc Bekali KPPS dengan Wawasan Kepemiluan

KPU BANDUNG BARAT- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kian masif melakukan pembekalan bagi seluruh badan adhoc, baik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Bandung Barat. Sejumlah kegiatan seperti Bimbingan Teknis Kegiatan Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara, serta Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Tahun 2024. Kemudian, Bimbingan teknis (Bimtek) Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Evaluasi Penyusunan DPT dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat. Dengan adanya sejumlah Bimbingan Teknis tersebut diharapkan seluruh badan adhoc bisa melaksanakan kinerjanya dengan penuh integritas dan prinsip, terpenting tetap bisa menjaga netralitas. Pesan tersebut disampaikan Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Kabupaten Bandung Barat, Deni Firman Rosadi "Ini hal yang perlu kita syukuri jelang hari H pemungutan suara, saya sampaikan terimakasih bagi semua rekan rekan PPK yang telah mengikuti ToT, Bimtek Tungsura dan Bimtek Penyusunan DPTb," kata Deni dalam sambutannya pada kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Evaluasi Penyusunan DPT dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat di Lembang Asri, Selasa 5 November 2024. Menurutnya, kegiatan bimtek yang dilakukan secara kontinyu dan berkesinambungan diharapkan bisa menjadi bekal, sehingga seluruh badan adhoc baik PPK maupun PPS tahu apa yang harus dilakukan saat hari H pemungutan suara. "Jadi acap kali ada beberapa hal yang kadang masih belum dipahami temen-temen KPPS ini, salah satunya belum bisa membedakan mana suara sah dan mana yang tidak sah," tuturnya. Oleh karena itu, setelah mendapatkan berbagai pembekalan dan wawasan kepemiluan ini, pihaknya meminta seluruh badan adhoc pasca pelantikan KPPS untuk kembali melaksanakan bimtek berkesinambungan. "Jadi rencananya pada 7 November 2024 akan ada prosesi pelantikan KPPS. Besok akan ada persiapan dan arahan dari pimpinan dan saya kira temen-temen PPK dan PPS punya waktu banyak untuk berkoordinasi," ujarnya. Sehingga, Deni berharap pelantikan KPPS nanti tidak hanya sekadar seremonial saja namun harus dikemas sekreatif mungkin agar esensi dari Pilkada ini benar-benar bisa terasa oleh semua pihak. "Terkait pembiayaan ada di kesekretariatan dan silakan berkoordinasi dengan kesekretariatan PPK masing-masing," katanya. (Media Center KPU KBB)  


Selengkapnya
109

Tahapan Kian Padat, PPK Cihampelas Gercep Berikan Pembekalan Melalui Kegiatan ToT kepada PPS

KPU BANDUNG BARAT - Kinerja cepat dan terukur ditunjukkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cihampelas untuk memberikan pembekalan melalui Training of Trainee (ToT) dan bimbingan teknis (Bimtek) kepada seluruh jajaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayahnya. Gerak cepat ToT dan Bimtek itu sengaja dilakukan PPK Cihampelas mengingat padatnya kegiatan seluruh badan adhoc jelang Pilkada Bandung Barat yang bakal dihelat pada 27 November 2024. "Pasca mengikuti ToT dan Bimtek yang diadakan KPU Bandung Barat pada 1-2 November 2024, kami (PPK Cihampelas) langsung melaksanakan kembali ToT kepada seluruh PPS se-Kecamatan Cihampelas sesuai arahan KPU KBB," kata Divisi Sosialisasi dan SDM, PPK Cihampelas, Faizal Abdurrahman. Kemudian, ungkap Faizal, PPK Cihampelas melaksanakan ToT dengan peserta seluruh PPS di wilayahnya yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Cihampelas. Tak cuma itu, sambung Faizal, pihaknya memastikan pelaksanaan ToT berjalan lancar kendati giat bersama KPU Bandung Barat semakin pada jelang tahapan akhir penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di KBB. "Giat KPU bersama badan adhoc semakin padat, empat anggota PPK lain sedang melaksanakan bimtek, PPK Divisi Logistik sedang bertugas melaksanakan pengawasan terhadap proses sortir lipat digudang KPU sehingga dalam pelaksanaanya Divsos dibantu oleh Sekretariat PPK," katanya. "Meski dengan segala keterbatasan ini, Alhamdulillah pelaksanaan ToT berjalan dengan baik dan lancar," sambungnya. Dalam kegiatan ToT tersebut, pihaknya menekankan kepada seluruh PPS untuk senantiasa menjaga etika, netralitas maupun integritas sebagai penyelenggara. "Karena bagaimana pun kita sebagai penyelenggara Pilkada saat ini tengah menjadi sorotan dari berbagai pihak," katanya. Sehingga, sambung Faizal, setiap tingkah laku, perbuatan maupun perkataan saat ini tengah diperhatikan banyak pasang mata. Oleh karena itu, pasca pelaksanaan ToT ini pihaknya mengintruksikan PPS agar kembali menyampaikan apa yang didapat kepada KPPS. "Dengan begitu, semua badan adhoc bisa melaksanakan setiap arahan dan imbauan dati KPU Bandung Barat agar diperhatikan dan dilaksanakan dengan baik," katanya. "Kami berharap mudah-mudahan pelaksanaan Pilkada Serentak pada 27 November 2024 nanti bisa berjalan dengan baik," harapnya. (Media Center KPU KBB)


Selengkapnya
141

Kadiv SDM dan Parmas KPU KBB Berikan Pesan ini untuk Seluruh Badan Adhoc

KPU BANDUNG BARAT -- Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Deni Firman Rosadi menekankan seluruh badan adhoc penyelenggara Pilkada Serentak 2024 di Bandung Barat untuk mengedepankan integritas dan profesionalitasnya. Hal itu disampaikan Deni pada kegiatan Training of Trainer (ToT) Bimbingan Teknis Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari, yakni pada tanggal1-2 November 2024 di The Green Forest Resort, Jl. Sersan Bajuri No.102, Cihideung, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. "Jadi kegiatan ToT tersebut lebih menekankan profesionalitas dan netralitas badan adhoc dalam hal ini Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS)," kata Deni. Dalam ToT tersebut, jelas Deni, pihaknya pun mengundang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) KBB untuk memberikan pembekalan dan edukasi kepada seluruh badan adhoc. Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar seluruh badan adhoc mampu melakukan mitigasi potensi pelanggaran yang terjadi pada setiap tahapan Pilkada. "Dibahas juga berkaitan dengan kode etik sebagai penyelenggara Pilkada Serentak 2024 di KBB," tuturnya. Dijelaskan Deni, perlu adanya pembekalan terkait kode etik sebagai penyelenggara mengingat pada momentum Pilkada ini tensinya cukup tinggi. "Pada momen ini seluruh mata tertuju kepada kita sebagai penyelenggara Pilkada, banyak pihak yang memantau semua kegiatan kita," katanya. Oleh karena itu, tegas Deni, seluruh penyelenggara Pilkada dalam hal ini badan adhoc harus bisa menjaga integritas dan profesionalitasnya. "Dengan begitu pelaksanaan Pilkada Bandung barat 2024 bisa berjalan sukses tanpa ekses," tandas Deni. Sebelumnya, Ketua KPU Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman menjelaskan,kegiatan Training of Trainer atau ToT ini dilaksanakan secara berjenjang. "Sehubungan dengan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang kian padat, pihaknya pun melakukan ToT dari KPU tingkat kabupaten ke PPK," kata Ripqi. "Setelah para PPK ini mendapatkan pembekalan dan lain sebagainya, mereka kemudian menyosialisasikan kegiatan ToT kepada Panitian Pemungutan Suara atau PPS," jelasnya. Ripqi menyebut, tujuan dari kegiatan ToT ini agar rekan-rekan badan adhoc memperhatikan kembali apa yang menjadi tugas dan kewajibannya. Termasuk, hal penting lainnya yakni prinsip-prinsip sebagai penyelenggara Pilkada Serentak 2024 yang harus dipegang. "Selain itu juga kita mengingatkan soal kode etik dan netralitas sebagai penyelenggara Pilkada, serta tugas yang berkaitan dengan teknis penyelenggaraan Pilkada," pungkasnya. (Media Center KPU KBB)


Selengkapnya
184

Tak Hanya Oase, Lomba Stand UP Comedy Pilkada 2024 jadi Cara KPU KBB Edukasi dan Sosialisasikan Kepemiluan dengan Kemasan yang Ringan

KPU BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) punya cara tersendiri untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dari berbagai kalangan agar mau berpartisipasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Bandung Barat. Salah satunya dengan menggelar lomba Stand Up Comedy Pilkada 2024 dalam rangka sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat 2024. Turut hadir dalam Lomba Stand Up Comedy Pilkada 2024 tersebut Ketua Bidang Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU KBB, Deni Firman Rosadi dan Sekretaris KPU KBB Olina Theresia Santi Dewi. "Lomba Stand Up Comedy Pilkada 2024 ini menjadi media sosialisasi kepada masyarakat sesuai dengan tema KPU Jawa Barat yaitu Gembira Memilih Langsung (Gemilang)," kata Ketua Bidang Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU KBB, Deni Firman Rosadi. Melalui Stand Up Comedy ini, jelas Deni, KPU Bandung Barat ingin menghadirkan suasana Pilkada yang berbeda, penuh suka cita dan riang gembira. "Jadi kita ingin menghadirkan suasana yang gembira dan penuh jenaka di tengah tensi persaingan pasangan calon," jelasnya. Untuk peserta, sebut Deni, semuanya merupakan warga Bandung Barat yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah. Sebelumnya, ungkap Deni, Lomba Stand Up Comedy Pilkada 2024 dimulai pada 14-20 Oktober 2024 lalu dan untuk penilaian dan penjuriannya dilaksanakan pada 25 Oktober 2024. "Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi para peserta ini, seperti pesertanya harus warga Bandung Barat dan bagi pelajar atau mahasiswa dibuktikan dengan kartu pelajar atau kartu tanda mahasiswa," ungkapnya. "Jadi peserta ini mengirimkan syarat pendaftarannya secara online, termasuk video karya stand up comedynya melalui link yang telah ditentukan penyelenggara," tambahnya. Kemudian, sambung Deni, para peserta dilarang menjiplak materi hasil stand up comedy yang sudah ada ataupun membawakan materi stand up milik orang lain. "Lalu materinya pun harus berkaitan dengan kepemiluan dan tidak menguntungkan kandidat paslon maupun parpol manapun," katanya. Para peserta juga, kata Deni, dilarang menggunakan kata-kata kasar dan yang berhubungan dengan SARA ataupun pornografi. "Kalau untuk durasi videonya maksimal 3 menit dan  harus 1 kali take tanpa diedit," ucapnya. Deni menyebut, dari banyaknya peserta yang mengirimkan video telah terpilih 5 orang pemenang. Untuk juara 1 mendapatkan hadiah sebesar Rp5 juta, juara 2 Rp2,5 juta dan juara 3 sebesar Rp1,5 juta. "Ada juga hadiah yang diberikan untuk juara harapan 1 dan 2 yang masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp500 ribu," sebutnya. Selain menjadi oase di tengah panasnya suhu perpolitikan di Bandung Barat, beber Deni, Lomba Stand Up Comedy Pilkada ini diharapkan bisa mengubah cara pandang politik seseorang, khususnya bagi kalangan anak muda. "Jadi kita ingin mengajak masyarakat untuk melihat sudut pandang politik ini dari sisi yang lain, yakni dari sisi komedi," katanya. "Kita ingin memperlihatkan kepada public, khususnya di KBB ini bahwa politik ini tidak seseram seperti apa yang dibayangkan," sambungnya. Seperti kemarin misalnya, para peserta yang didominasi kalangan muda mampu menyampaikan sudut pandang politik yang dikemas melalui humor komedi. "Jadi Stand Up Comedy ini jadi cara kami membuka wawasan politik di KBB dengan cara yang ringan namun berisi dan bisa diterima semua kalangan," tandasnya. (Media Center KPU KBB)


Selengkapnya
144

Melalui ToT, Ketua KPU KBB Ingatkan Kembali Tugas dan Kewajiban sebagai Badan Adhoc

KPU BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara konsisten terus memberikan pembekalan dan penguatan terhadap seluruh penyelenggara Pilkada, khususnya kepada seluruh Badan Adhoc. Dilaksanakan secara berjenjang, badan adhoc yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Bandung Barat mendapatkan pembekalan melalui kegiatan Training of Trainer (ToT) Bimbingan Teknis Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari, yakni pada tanggal1-2 November 2024 di The Green Forest Resort, Jl. Sersan Bajuri No.102, Cihideung, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman dan Ketua Bidang Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU KBB, Deni Firman Rosadi. "Kegiatan Training of Trainer atau ToT ini dilaksanakan secara berjenjang," kata Ketua KPU Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman. Ripqi menjelaskan, sehubungan dengan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang kian padat, pihaknya pun melakukan ToT dari KPU tingkat kabupaten ke PPK. "Setelah para PPK ini mendapatkan pembekalan dan lain sebagainya, mereka kemudian menyosialisasikan kegiatan ToT kepada Panitian Pemungutan Suara atau PPS," jelasnya. Ripqi menyebut, tujuan dari kegiatan ToT ini agar rekan-rekan badan adhoc memperhatikan kembali apa yang menjadi tugas dan kewajibannya. Termasuk, hal penting lainnya yakni prinsip-prinsip sebagai penyelenggara Pilkada Serentak 2024 yang harus dipegang. "Selain itu juga kita mengingatkan soal kode etik dan netralitas sebagai penyelenggara Pilkada, serta tugas yang berkaitan dengan teknis penyelenggaraan Pilkada," pungkasnya. (Media Center KPU KBB)


Selengkapnya
83

Minimalisir Kerusakan Surat Suara, Ketua KPU dan Pj Bupati Bandung Barat Berikan Pesan Khusus untuk Petugas Sorlip

KPU BANDUNG BARAT -- Proses sortir lipat atau Sorlip surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat untuk di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dimulai hari ini. Dalam proses sorlip tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandung Barat melibatkan 370 petugas yang direkrut dari lingkungan Gudang Logistik dan Kantor KPU KBB. Adapun jumlah surat suara yang disorlip, yakni 1.345.450 lembar untuk surat suara Pilbup Bandung Barat, termasuk cadangan 2,5 pesen. Sementara untuk surat suara Pilgub Jabar sebanyak 1.343.450 lembar dan cadangannya tersimpan di Gudang Logistik KPU Provinsi. Ketua KPU Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, pihaknya menargetkan proses sorlip surat suara rampung dalam waktu 6-7 hari. "Setelah selesai proses sorlip kira akan melanjutkan setting dan packing surat suara karena kita menargetkan logistik bisa didistribusikan ke masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maksimal H-7," kata Ripqi saat ditemui, Jumat 1 November 2024. Kemudian, sambung Ripqi, pihaknya menargetkan pendistribusian logistik bisa rampung H-3 pencoblosan, sehingga pada H-1 sudah terdistribusikan seluruhnya ke 2.562 TPS yang tersebar di 165 desa di Bandung Barat. "Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan kami juga akan berkoordinasi dengan BMKG dan pihak terkait lainnya untuk memastikan waktu yang tepat untuk mendistribusikan logistik," ujarnya. Pasalnya, lanjut Ripqi, saat ini sudah memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi, sehingga untuk pendistribusian logistik ini pihaknya harus melakukan penyesuaian waktu. "Kami pun selalu mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga keamanan surat suara sesuai dengan SOP yang telah ditentukan," ujarnya. Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir Hasyim yang turut hadir dalam launching proses sorlip berpesan kepada 370 petugas agar melakukan proses penyortiran dan pelipatan surat suara dengan benar. "Pilkada Serentak pada 27 November 2024 nanti akan sangat bergantung pada 370 petugas sorlip, kalau tidak ada bapak dan ibu yang melakukan sorlip surat suara tidak bisa dimasukkan ke dalam kotak suara," kata Ade Zakir. Sebelum melakukan sorlip, sambung Ade Zakir, pihak KPU Bandung Barat bakal memberikan tutorial cara menyortir dan melipat surat suara sesuai aturan. "Kita harus profesional dan lakukan sorlip sebaik mungkin. Saya berharap bapak ibu bisa melaksanakannya dengan sebaik-baiknya karena ini sangat menentukan kesuksesan Pilkada pada 27 November 2024 nanti," ujarnya. Tak cuma itu, Ade juga berpesan kepada seluruh petugas sorlip agar tetap menjaga kesehatan dan stamina selama melakukan sorlip. "Tetap jaga kondisi fisik selama bertugas, insyaallah Ketua KPU Bandung Barat juga memperhatikan kesehatan semuanya," ujarnya. "Saya juga mengajak seluruh petugas sorlip untuk datang ke TPS pada 27 November 2024 dan coblos pasangan calon sesuai dengan pilihan hati masing-masing," pungkasnya. (Media Center KPU KBB)


Selengkapnya