Berita Terkini

146

Pendidikan Pemilih Berkelanjutan dengan Pendekatan Budaya di SMKN 1 Cimahi

BANDUNG BARAT - KPU Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan dengan Pendekatan Budaya yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat pada Selasa, 25 November 2025 di SMKN 1 Cimahi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda melalui metode yang lebih dekat dengan keseharian dan kebudayaan lokal. Hadir mewakili KPU Kabupaten Bandung Barat, Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan SDM, Deni Firman Rosadi. Kehadirannya sekaligus menegaskan komitmen KPU Kabupaten Bandung Barat dalam mendukung inovasi pendidikan pemilih yang menyasar segmen pemilih pemula, khususnya pelajar tingkat menengah. Gambar 1. Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM hadiri kegiatan Mengusung tema “Ngajaga Budaya, Ngamumule Demokrasi, Ngawujudkeun Jabar Istimewa”, kegiatan ini memadukan edukasi kepemiluan dengan kekayaan seni Sunda. Pendekatan budaya ini diharapkan mampu menjadikan materi demokrasi lebih mudah dipahami dan lebih relevan bagi para pelajar sebagai calon pemilih masa depan. Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut ialah penampilan seni budaya, termasuk pagelaran Wayang Golek Giriharja 2 Putu oleh Khanha Kosasih Sunarya, yang membawakan lakon penuh pesan moral dan nilai-nilai demokrasi. Melalui pertunjukan ini, peserta diajak memahami pentingnya menjaga integritas, gotong royong, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Gambar 2. Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM bersama para anggota KPU Provinsi Jawa Barat KPU Kabupaten Bandung Barat mengapresiasi langkah KPU Provinsi Jawa Barat yang terus mengembangkan program pendidikan pemilih berbasis budaya. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan partisipasi politik generasi muda semakin meningkat dan tercipta pemilih yang cerdas, kritis, serta berintegritas dalam menyongsong pemilu mendatang.(insan)


Selengkapnya
114

KPU Kabupaten Bandung Barat Ikuti Peningkatan Kapasitas Keprotokolan

BANDUNG BARAT - KPU Kabupaten Bandung Barat mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Keprotokolan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal KPU RI secara daring. Sesuai undangan yang diterima, peserta dari KPU Kabupaten Bandung Barat terdiri dari 1 (satu) orang staf pada setiap Sub Bagian serta seluruh CPNS yang ditugaskan mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengetahuan dan keterampilan para pegawai dalam mendukung pelaksanaan layanan keprotokolan di lingkungan KPU. Materi utama yang disampaikan mencakup tiga aspek penting. Pertama, Etika dan Etiket Keprotokolan yang disampaikan oleh Kasubbag Persidangan Sekjen KPU RI. Pada sesi ini dijelaskan prinsip-prinsip dasar yang harus dijunjung dalam pelaksanaan tugas protokol, termasuk bagaimana pegawai menjaga sikap, komunikasi, dan tata krama dalam kegiatan resmi KPU. Gambar 1. KPU Kabupaten Bandung Barat ikuti kegiatan Peningkatan Keprotokolan Selanjutnya, peserta mendapatkan penguatan mengenai Manajemen Keprotokolan yang disampaikan oleh Kasubbag Protokol, yang menekankan bagaimana merencanakan, mengorganisir, dan melaksanakan tugas-tugas protokol secara efektif. Materi ini penting untuk memastikan setiap kegiatan KPU dapat berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai standar. Materi terakhir membahas Keprotokolan di Lingkungan KPU, yang meliputi tata tempat, tata upacara bendera, serta tata upacara bukan upacara bendera. Sesi ini memberikan pemahaman teknis mengenai penataan dan penyusunan acara resmi KPU, sehingga peserta mampu menerapkan ketentuan yang berlaku dalam setiap kegiatan kedinasan. Gambar 2. Para peserta sedang menyimak materi kegiatan Melalui pelatihan ini, KPU Kabupaten Bandung Barat berharap para staf dan CPNS memiliki pemahaman komprehensif mengenai keprotokolan, baik dari aspek etika maupun teknis, sehingga mampu memberikan dukungan optimal dalam pelaksanaan kegiatan kelembagaan. Kegiatan berlangsung hingga selesai dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta.(insan)


Selengkapnya
208

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pelatihan Dasar CPNS

BANDUNG BARAT - KPU Kabupaten Bandung Barat melalui Kasubbag Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan SDM, Chaeruman Setia Nugraha, mengikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal KPU RI. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh serta Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Gambar 1. KPU Kabupaten Bandung Barat ikuti rakor pelatihan dasar CPNS Rakor tersebut menjadi forum penting untuk menyamakan pemahaman dan langkah terkait pelaksanaan Latsar CPNS Tahun 2026. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, setiap Calon PNS wajib menjalani masa percobaan selama satu tahun melalui proses pendidikan dan pelatihan. Ketentuan tersebut menegaskan bahwa kelulusan Latsar merupakan salah satu syarat utama pengangkatan CPNS menjadi PNS. Calon PNS yang tidak memenuhi ketentuan tersebut dapat diberhentikan dari statusnya. Dalam rakor ini dipaparkan kembali tujuan Latsar CPNS, yaitu membentuk karakter ASN yang memiliki integritas moral, kejujuran, semangat nasionalisme, dan profesionalisme, serta penguatan kompetensi bidang kerja masing-masing. Kegiatan Latsar tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga momentum pembentukan budaya kerja dan etika pelayanan publik. KPU RI melalui Pusat Pengembangan SDM menyampaikan hasil koordinasi dengan LAN RI serta BPSDM/Badiklat di sejumlah provinsi terkait rencana penyelenggaraan Latsar CPNS dengan metode kontribusi (pengiriman peserta). Mengingat waktu pelaksanaan sudah mendekati akhir tahun dan penyelenggara harus segera menyusun kebutuhan anggaran Tahun 2026, setiap satuan kerja diminta segera melakukan koordinasi dan menyampaikan kebutuhan kuota peserta ke Badiklat di wilayah masing-masing. Gambar 2. Kasubbag Parmas dan SDM sedang menyimak materi Selain itu, rakor juga membahas alokasi anggaran untuk biaya penyelenggaraan Latsar CPNS, termasuk uang harian dan transport peserta yang akan dialokasikan melalui anggaran KPU Provinsi/KIP Aceh. Setiap satuan kerja diminta aktif berkoordinasi dengan BPSDM/Badiklat di wilayahnya serta segera melaporkan perkembangan kepada KPU RI sebagai dasar penyusunan kebutuhan anggaran nasional. Dengan mengikuti rakor ini, KPU Kabupaten Bandung Barat memastikan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan Latsar CPNS Tahun 2026, sehingga seluruh proses pembinaan dan pengembangan pegawai dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan menghasilkan ASN yang profesional serta berintegritas.(insan)


Selengkapnya
62

Rapat Pleno Rutin KPU Kabupaten Bandung Barat

BANDUNG BARAT - KPU Kabupaten Bandung Barat melaksanakan rapat pleno rutin pada Senin, 24 November 2025, bertempat di ruang rapat kantor KPU. Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat dan dihadiri oleh para Anggota KPU, Sekretaris, pejabat fungsional, para kepala subbagian, serta sejumlah staf. Agenda pleno kali ini difokuskan pada penyampaian perkembangan pekerjaan di masing-masing divisi sekaligus memperbarui koordinasi terkait program-program strategis kelembagaan. Gambar 1. Rapat pleno dipimpim oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat Rapat dibuka dengan penyampaian progres pembangunan Zona Integritas di lingkungan KPU Kabupaten Bandung Barat. Sejumlah informasi penting disampaikan, antara lain penerimaan hibah, rencana pelaksanaan studi banding, serta pembahasan mengenai penyiapan dokumen dan timeline kerja. Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat menanggapi pemaparan awal dengan membahas progres Zona Integritas serta sejumlah perkembangan pekerjaan lain yang sedang berjalan di lingkungan KPU Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, masing-masing divisi juga melaporkan perkembangan program kerja yang tengah berlangsung. Beberapa hal yang dibahas mencakup persiapan laporan kepemiluan, pemutakhiran data, kegiatan sosialisasi kepemiluan, serta proses digitalisasi arsip dan pengelolaan data internal. Dalam kesempatan tersebut, beberapa kendala teknis dan temuan lapangan turut dipaparkan sebagai bahan evaluasi bersama. Gambar 2. Penyampian progres kinerja Rapat juga menyoroti penguatan sistem informasi, peningkatan kualitas data, serta kebutuhan pembaruan pada sejumlah aplikasi pendukung, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja di masing-masing divisi. Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas divisi dan subbagian agar seluruh target kinerja dapat tercapai sesuai rencana, termasuk penyelarasan jadwal kegiatan eksternal agar tidak berbenturan dengan agenda besar lainnya. Menutup rapat, Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat memberikan arahan agar seluruh jajaran terus menjaga komitmen pada prinsip transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa kerja kolektif merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas layanan KPU terhadap publik, terutama dalam menghadapi agenda kepemiluan yang dinamis.(insan)


Selengkapnya
151

Tanamkan Nilai Demokrasi Melalui Sosdiklih di SMAN 1 Ngamprah

BANDUNG BARAT - KPU Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula Berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan generasi muda. Kegiatan yang digelar di SMAN 1 Ngamprah ini dihadiri oleh ratusan siswa dan menjadi bagian dari agenda rutin KPU untuk memperluas pemahaman demokrasi sejak dini. Pada kesempatan tersebut, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM, Deni Firman Rosadi, hadir sebagai pemateri utama. Ia didampingi Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi, Inike Kusuma Dewi, beserta staf pendamping dari KPU Kabupaten Bandung Barat. Kehadiran tim ini menunjukkan komitmen KPU dalam memastikan informasi kepemiluan tersampaikan secara benar, jelas, dan mudah dipahami oleh pemilih pemula. Gambar 1. kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM bertindak sebagai pemateri Dalam materinya, Deni Firman Rosadi menekankan pentingnya peran pemilih pemula sebagai bagian dari generasi yang akan menentukan arah demokrasi Indonesia. Ia menjelaskan bahwa memahami hak dan kewajiban sebagai pemilih merupakan langkah awal yang harus dimiliki setiap warga negara, terutama dalam menghadapi tahapan pemilu. Selain itu, ia mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadi pemilih pasif, tetapi juga agen perubahan yang mampu menyebarkan informasi positif mengenai kepemiluan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif, mulai dari penjelasan tahapan pemilu hingga diskusi mengenai isu-isu politik yang relevan dengan generasi muda. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab, menunjukkan bahwa edukasi semacam ini penting untuk meningkatkan kesadaran politik serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam proses demokrasi. Gambar 2. Foto bersama pihak sekolah dan para siswa Kegiatan sosialisasi di SMAN 1 Ngamprah ini menjadi bukti nyata komitmen KPU Kabupaten Bandung Barat dalam menyebarluaskan pendidikan pemilih secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab, serta berperan dalam menjaga kualitas demokrasi di masa mendatang.(insan)


Selengkapnya
88

Apel Senin Pagi: Sehat sebagai Kunci Semangat Kerja

BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan apel pagi rutin yang diadakan setiap hari Senin sebagai bagian dari pembinaan disiplin dan peningkatan etos kerja pegawai. Kegiatan berlangsung di halaman kantor KPU Kabupaten Bandung Barat dan diikuti oleh Sekretaris KPU, para pejabat fungsional, para kepala subbagian (kasubbag), serta seluruh pegawai. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris KPU Kabupaten Bandung Barat bertindak sebagai pembina apel. Apel pagi dimulai pukul 08.00 WIB dengan susunan kegiatan yang diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas apel. Seluruh peserta mengikuti rangkaian dengan khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk menjaga nilai-nilai dasar organisasi. Gambar 1. Sekretaris KPU Bandung Barat bertindak sebagai pembina apel Dalam amanatnya, pembina apel menyampaikan pesan penting mengenai makna kesehatan sebagai modal utama dalam menjalankan tugas. Beliau menegaskan bahwa kesehatan adalah anugerah besar yang patut disyukuri dan dijaga dengan baik. “Nikmat sehat adalah anugerah yang tak ternilai. Dengan menjaga kesehatan dan mensyukurinya, kita dapat menjalankan tugas dengan lebih bersemangat. Mari jadikan hari ini langkah terbaik untuk bekerja dengan energi positif, karena tubuh yang sehat melahirkan kinerja yang kuat,” ujarnya dalam amanat apel. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pegawai agar terus menerapkan gaya hidup sehat, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan, serta bekerja dengan dedikasi penuh demi kelancaran penyelenggaraan tugas-tugas kelembagaan. Apel pagi ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan solidaritas antarpegawai. Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kerja sama dan kekompakan adalah fondasi utama dalam mendukung tugas-tugas KPU Kabupaten Bandung Barat. Gambar 2. Pelaksanaan apel pagi di KPU Bandung Barat Melalui pelaksanaan apel pagi secara konsisten, diharapkan seluruh pegawai dapat membangun kultur kerja yang disiplin, produktif, dan penuh semangat. KPU Kabupaten Bandung Barat terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat serta mendorong pegawai untuk memberikan kinerja terbaik dalam melayani publik dan menjalankan setiap tahapan penyelenggaraan pemilu maupun kegiatan kelembagaan lainnya.(insan)


Selengkapnya