KPU Kabupaten Bandung Barat Hadiri Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bandung Barat

KPU BANDUNG BARAT — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat menghadiri kegiatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung Barat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-18. Acara tersebut berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, pejabat daerah, serta perwakilan lembaga strategis.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan penghormatan kepada para tamu kehormatan, termasuk anggota DPR RI, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, jajaran Forkopimda, serta Ketua dan Komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Bandung Barat. Ia juga menyebut kehadiran Prof. Nina Lubis, seorang sejarawan yang memberikan dasar akademik mengenai penetapan hari jadi Kabupaten Bandung Barat.

“Tema peringatan tahun ini, Bandung Barat Amanah, mengandung makna bahwa seluruh unsur pemerintahan harus bersinergi dalam melayani masyarakat berdasarkan nilai-nilai agamis,” ujar Mahdi. Ia juga menegaskan pentingnya peran DPRD dalam menciptakan pemerintahan yang bersih melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan rasa terima kasih kepada para tokoh pendiri Kabupaten Bandung Barat atas kontribusi mereka dalam membentuk pondasi daerah. Dalam pidatonya, ia menekankan tantangan yang masih dihadapi, seperti kondisi jalan rusak, fasilitas pendidikan yang belum memadai, dan persoalan sampah.

“Fokus pembangunan di tahun 2025 akan kami arahkan pada perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penanganan pengelolaan sampah secara terpadu,” ujarnya. Bupati juga menyoroti capaian pembangunan seperti meningkatnya IPM, menurunnya angka pengangguran, dan berbagai penghargaan yang telah diraih pada tahun 2024.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut memberikan pandangan strategis dalam pidatonya. Ia mengapresiasi kemajuan Kabupaten Bandung Barat, sekaligus menyoroti perlunya percepatan pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan. “Pembangunan harus tetap seimbang dengan alam. Kita harus menjaga hutan, sungai, serta menata ulang wilayah seperti Lembang agar tidak terlalu padat,” ujarnya.

Gubernur juga mendorong pelaksanaan program Revolusi Putih, yakni gerakan konsumsi susu murni bagi anak sekolah, sebagai bentuk dukungan terhadap peternak lokal dan peningkatan kesehatan anak-anak.

Pada kesempatan tersebut, KPU Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh anggota komisioner, Rini Septiyani selaku Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, hadir memenuhi undangan resmi dari Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat. Meskipun tidak memberikan sambutan secara langsung, kehadiran KPU Bandung Barat dalam perayaan ini merupakan wujud dukungan terhadap pembangunan daerah dan pelestarian budaya lokal. Selain itu, KPU Bandung Barat juga menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi kelembagaan dengan Pemerintah Daerah demi mewujudkan kehidupan demokrasi yang inklusif dan partisipatif.

Dengan kehadiran para pemangku kepentingan, termasuk KPU Kabupaten Bandung Barat, momentum hari jadi ke-18 ini menjadi refleksi atas capaian pembangunan dan komitmen bersama untuk mewujudkan Bandung Barat yang agamis, adaptif, dan harmonis.(insan)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 394 Kali.