KPU Bandung Barat Gelar Sharing Knowledge Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih: Dorong Strategi Partisipasi yang Adaptif dan Inklusif
KPU BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui kegiatan Sharing Knowledge "Salasa Ngariung" yang kali ini mengangkat tema “Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2025, bertempat di Ruang Rapat Bayu Baskoro.
Acara ini dipantik langsung oleh Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Deni Firman Rosadi, serta dihadiri oleh Sekretaris KPU Bandung Barat, para Kepala Subbagian, staf PNS, PPPK, PPNPN, hingga CPNS.

Gambar 1. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM sebagai pemantik diskusi
Dalam pemaparannya, Deni menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap dasar hukum dan pedoman teknis dalam pelaksanaan sosialisasi serta pendidikan pemilih. Hal ini merujuk pada Keputusan KPU Nomor 620 Tahun 2024 Tentang Pedoman Teknis Sosialisasi Dan Pendidikan Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Serta Walikota Dan Wakil Walikota, serta Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Dan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota Dan Wakil Walikota.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman bersama agar strategi dan metode sosialisasi yang dilaksanakan dalam setiap tahapan Pemilihan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan karakteristik masyarakat di daerah masing-masing,” ujar Deni dalam paparannya.
Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan diskusi terbuka antar pegawai. Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman dari pelaksanaan tahapan Pemilihan sebelumnya, mulai dari pendekatan yang efektif dalam menyampaikan informasi kepada pemilih hingga tantangan di lapangan yang dihadapi oleh petugas sosialisasi.

Gambar 2. Peserta dengan melaklukan diskusi
Diskusi juga menggali ide-ide kreatif untuk meningkatkan partisipasi pemilih, seperti pemanfaatan media sosial, pelibatan komunitas lokal, hingga pengembangan metode pendidikan pemilih yang berbasis kearifan lokal. Peserta tampak antusias memberikan masukan, menunjukkan semangat kolektif untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu ke depan.
Melalui kegiatan ini, KPU Bandung Barat berharap seluruh elemen internalnya semakin solid dan memiliki visi yang selaras dalam menyusun strategi komunikasi publik, khususnya menjelang tahapan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang akan datang. KPU Kabupaten Bandung Barat berkomitmen untuk mewujudkan pemilu yang inklusif, partisipatif, dan mencerdaskan demi demokrasi yang berintegritas dan bermartabat.(insan)