KPU Kabupaten Bandung Barat Laksanakan Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim

BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat, Anggota KPU, Sekretaris, pejabat fungsional, para kepala subbagian, serta seluruh pegawai KPU Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Sekretaris Jenderal KPU Republik Indonesia Nomor 303/SDM.06.7-SD/03/2026. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan empati di lingkungan kerja KPU.

Dalam pelaksanaannya, KPU Kabupaten Bandung Barat menyerahkan santunan kepada Yayasan Pondok Pesantren Al-Mu’awanah. Acara diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada pengurus yayasan. Selanjutnya, santunan diserahkan langsung kepada anak-anak yatim oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat bersama jajaran pimpinan.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial KPU kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Ia berharap santunan yang diberikan dapat membawa manfaat serta mempererat hubungan silaturahmi antara KPU Kabupaten Bandung Barat dengan masyarakat sekitar.

Selain santunan, dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan doa bersama bagi Putra Sekretaris Jenderal KPU Republik Indonesia, Bagaskara Langit Kresna Putra Sutrisno, yang wafat pada Kamis, 5 Februari 2026. Doa dipanjatkan sebagai bentuk belasungkawa dan solidaritas keluarga besar KPU, serta harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Melalui kegiatan Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim ini, KPU Kabupaten Bandung Barat berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan berlandaskan empati.(insan)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 79 Kali.