Parmas Insight Chapter #11 Bahas Disabilitas dan Aksesibilitas Pilkada
BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat mengikuti kegiatan Parmas Insight Chapter #11 dengan tema “Disabilitas dan Aksesibilitas Pilkada (Sosialisasi Inklusif untuk Pemilih Rentan)” yang diselenggarakan secara daring pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas penyelenggara pemilu dalam mewujudkan pemilihan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
KPU Kabupaten Bandung Barat diwakili oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) serta Kasubbag Parmas dan SDM yang mengikuti kegiatan secara terpisah. Kehadiran perwakilan KPU Kabupaten Bandung Barat menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sosialisasi kepemiluan, khususnya bagi pemilih rentan, termasuk penyandang disabilitas.

Gambar 1. Kasubbag Parmas dan SDM ikuti kegiatan
Kegiatan Parmas Insight Chapter #11 secara resmi dibuka oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif dan aksesibel dalam setiap tahapan Pilkada, agar hak pilih seluruh warga negara dapat terpenuhi secara adil dan setara.
Bertindak sebagai keynote speaker, Harmain, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Kalimantan Tengah, menyampaikan pandangan strategis terkait penguatan kebijakan dan praktik sosialisasi pemilih disabilitas di daerah. Ia menekankan perlunya inovasi, kolaborasi lintas pihak, serta sensitivitas terhadap kebutuhan pemilih rentan.

Gambar 2. Narasumber pada kegiatan Parmas Insight #11
Sementara itu, sesi pemaparan materi diisi oleh dua narasumber, yaitu Hasan Basri, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Cirebon, serta Fajar Septian, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Sumedang. Kedua narasumber memaparkan pengalaman dan praktik baik penyelenggaraan sosialisasi inklusif di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Bandung Barat diharapkan dapat mengadopsi berbagai strategi dan perspektif baru dalam meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas serta memperkuat komitmen terhadap penyelenggaraan Pilkada yang inklusif, partisipatif, dan berkeadilan.(insan)